Home » Tips Android » Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi

Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi

Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi – Mendapat julukan Apple dari negeri tirai bambu, itulah Xiaomi. Xiaomi merupakan perusahaan dari china yang sukses menggaet pasar internasional.

Hal ini disebabkan Xiaomi cerdas bagaimana memasarkan produk-produknya ke masyarakat luas dengan harga yang ramah di kantong. Ramah dikantong dengan kualitas yang bagus pula. Baca ulasannya Mengapa HP Xiaomi Harganya Murah

Memang murah meriah, namun jangan sampai salah pilih membeli HP yang kurang tepat. Misalnya saja membeli HP Xiaomi yang mana menggunakan ROM bukan aslinya. Secara sederhana, ROM merupakan software android yang ditanamkan di sebuah HP. Jika kurang paham mengenai apa itu ROM silakan baca Apa itu RAM dan ROM

Untuk mengantisipasi hal itu maka kita perlu mengetahui ciri dari ROM Global, ROM Distributor (Abal-abal) dan ROM China. Apa saja perbedaannnya ? Adakah pengaruh terhadap HP Xiaomi ?

Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi

Di bawah ini ada beberapa point perbedaan antara ROM Global, Distributor dan China. Sebelum membahas lebih jauh akan saya jelaskan mengapa sampai ada ROM Global, Distributor dan China.

  • ROM Global merupakan ROM Resmi buatan Xiaomi yang mana ditujukan untuk negara-negara diseluruh dunia dan ROM ini biasanya didistribusikan secara resmi.
  • ROM Distributor merupakan ROM yang mana dibuat oleh para penyalur smartphone Xiaomi. ROM ini biasanya tidak distribusikan secara resmi, ROM ini sudah editan atau dirubah sesuai dengan keinginan para penyalur. Biasanya mereka menyisipkan aplikasi tertentu. Adanya ROM Distributor adalah karena peraturan dari pemerintah Indonesia tentang vendor yang ingin berjualan ponsel 4G di Indonesia harus memenuhi kandungan lokal minimum 30%.
  • ROM China adalah ROM yang mana dibuat dan ditujukan untuk negara china saja. Ciri dari ROM ini adalah cuma ada bahasa Inggris dan China saja. Sebenarnya ROM ini dikembangkan juga oleh XIAOMI namun khusus ditujukan untuk pasar negara china.

Sekarang kita bahas perbedaan dari ketiga ROM ini

1. Perbedaan Kode versi MIUI

Jika para pembaca Blog Santri Drajat menggunakan Xiaomi coba sekarang lihat di pengaturan – dan masuk ke Tentang Telepon / About Phone. Disana akan muncul versi MIUI. Jika tulisannya MIUI Global 8.2 | Stabil 8.2.5.0 (MCFMIDL) Maka selamat untuk sobat karena itu berarti ROM Global asli.

Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi
Contoh ROM Global, Perhatikan Versi MUI

Tetapi jika muncul type lain yang mana kodenya lebih dari 3 titik seperti v 8.2.2.2.1.1 maka itu adalah ROM Distributor. Jika menggunakan ROM China akan muncul kodenya CN bukan MI di dalam versi MIUI.

 

2. Adanya Iklan Atau Aplikasi Tidak Diinginkan

Membeli HP baru tetapi sudah ada beberapa aplikasi yang tidak diinginkan, misalnya DU Baterai. Itulah salah satu ciri HP Xiaomi yang menggunakan ROM Distributor. Jika menggunakan ROM Global asli maka tidak akan muncul iklan ataupun aplikasi yang mana malah mengganggu. Sedangkan ROM China biasanya memang juga terdapat aplikasi bawaan namun aplikasi tersebut bisa dihapus atau uninstal.

3. Tidak Bisa Melakukan Update OTA

OTA merupakan kepanjangan dari On The Air. Salah satu kekurangan dari ROM dari distributor adalah tidak adanya update resmi via OTA. Apabila menggunakan ROM Global maka otomatis setiap bulan akan bisa melakukan update. Namun apabila menggunakan ROM China maka akan mendapatkan update lebih cepat yakni seminggu sekali.

4. Aplikasi Force Close, Crash atau Error

Sedang enak-enak menggunakan handphone tiba-tiba aplikasi force close atau menutup tiba-tiba tentunya hal ini merupakan hal yang tidak menyenangkan. ROM Distributor biasanya memiliki bug atau kekurangan. Karena ada celah inilah terkadang membuat menutup aplikasi secara paksa saat sedang digunakan. Berbeda dengan ROM Global karena sudah ditest sebelumnya oleh para vendor maka kemungkinan kecil terjadi bug. Kalaupun ada bug maka akan diperbaiki melalui update OTA seperti dijelaskan di atas.

5. Boros Baterai

ROM Distributor memang disisipi aplikasi tertentu yang mana bisa aplikasi tersebut aktif berjalan dibalik layar. Apabila aktif dibalik layar maka hal ini akan menyebabkan baterai cepat terkuras atau cepat habis.

Baca juga : Tips Merawat Baterai Yang Baik dan Benar

6. Bahasa Indonesia Amburadul

Memang ROM Distributor ada bahasa indonesia, namun Bahasa Indonesia yang digunakan kurang baku atau membuat user tidak paham. Entah mengapa demikian. Jika menggunakan ROM Asli / Global maka bahasa Indonesia yang digunakan akan ditest oleh para kontributor. Silakan cek kontributornya di pengaturan. Masuk ke pengaturan – Tentang Ponsel – Kontributor. Disana sobat akan menemukan nama orang Indonesia.

Baca juga : Cara Mengganti Bahasa Inggris Menjadi Bahasa Indonesia di Windows

Nah itulah beberapa Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi. Lalu bagaimana apabila sudah terlanjur membeli Xiaomi yang menggunakan ROM Distributor atau Abal-abal ? Solusinya adalah flash ulang. Mungkin next time akan kita bahas masalah cara flash ini. Sekian dulu tentang Perbedaan ROM Global, Distrubutor dan China di HP Xiaomi ini. Semoga bermanfaat.

Bagikan / Share

About Jun Setyawan

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *