Home - Internet Marketing - Macam-Macam Modus Penipuan, Harap Hati-hati

Macam-Macam Modus Penipuan, Harap Hati-hati

Macam-Macam Modus Penipuan, Harap Hati-hati – Berbagai macam penipuan bisa saja terjadi. Karena itulah kita perlu mewaspadai hal ini. Penipu sepertinya semakin lihai dalam mencari mangsa. Apalagi zaman sekarang, teknologi semakin maju. Penipu bisa memanfaatkan teknologi untuk mencari korban.

Waspada dan selalu berhati-hati. Mungkin itu kalimat yang tepat agar kita tidak menjadi korban para penipu. Di bawah ini ada beberapa model atau cara yang digunakan oleh para penipu.

Macam-Macam Modus Penipuan, Harap Hati-hati

Macam-Macam Modus Penipuan, Harap Hati-hati

Penelpon Misterius

Mendapat telepon dari orang tidak dikenal dan mengabarkan sobat mendapatkan hadiah ? Jangan senang dulu. Itu merupakan salah satu modus penipuan. Para penipu ini akan mengaku dari operator telepon (telkomsel, indosat, XL dan sebagainya) atau juga bisa dari marketplace (tokopedia, shoppe dan sebagainya) yang mana sobat mendapatkan hadiah sejumlah uang dan kita diminta untuk ke ATM.

Hal ini tentu saja tidak logis. Apalagi nomor telepon nya bukan nomor kantor resmi. Kalaupun mendapatkan hadiah kenapa harus ke ATM, kenapa tidak transfer saja. Dan juga para operator dan marketplace tidak akan menghubungi lewat telepon saja, tetapi juga email dan SMS. Dan perlu hati-hati juga apabila mendapatkan SMS Masking. SMS Masking merupakan SMS yang menampilkan nama (misal : indosat, telkomsel, tokopedia, bukalapak) bukan nomor asli, dan sms ini tentu tidak bisa di replay. SMS ini mudah caranya, murah pula. Jangan mudah percaya dengan hal ini.

Jenis penelpon misterius lainnya adalah mengaku saudara jauh dan lama tidak berjumpah. Teman saya pernah menjadi korban penelpon seperti ini. Mengaku menemukan uang dan disuruh mengakui itu uang teman saya. Dan ketahuan satpam. Akhirnya teman saya ini “bayar pulsa” ke satpam agar bisa “bebas” dan uang bisa menjadi milik teman saya. Lumayan pulsanya 2 juta. Dan juga bisa mengaku dari pihak polisi atau instasi tertentu yang mana intinya atau ujung-ujungnya meminta sejumlah uang.

Untuk menghadapi penelpon seperti ini tetap tenang. Jangan gugup dan gegabah. Pikirkan secara logika dan matang. Hubungi saudara yang lain apa benar itu nomor family sobat.

Baca juga :  Sisi Negatif dan Positif Registrasi SIM Card

Facebook Palsu atau Sosial Media Palsu

Sosial media merupakan salah satu media digunakan untuk menipu. Para penipu ini awalnya akan mendownload data termasuk foto akun orang yang cukup berpengaruh. Setelah itu mereka membuat akun sosial media (facebook / instagram) yang mana persis dengan aslinya. Mereka akan menginbox atau mengirim pesan kepada orang kenal dan meminta bantuan minta pulsa.

Sebagai pengguna sosial media sobat sebaiknya hati-hati. Agar tidak terjadi hal yang merugikan orang lain. Dan juga jangan upload data yang bisa dijadikan alat untuk menipu orang lain.

Baca juga :  Cara Google Menghasilkan Uang

Pinjaman Online

Pernahkan sobat mendapatkan SMS yang berisi tentang pinjaman uang online, atau bantuan menyelesaikan hutang dan sebagainya ? Jika pernah, janganlah dipercaya. Hal ini merupakan salah satu modus penipuan. Jika sobat menghubungi orang tersebut maka sobat akan diminta sejumlah uang dengan alasan administrasi padahal itu bukan dari pihak bank atau koperasi.

Pihak bank atau koperasi tidak pernah melakukan strategi marketing seperti ini. Para calon nasabahnya akan tetap diminta datang ke kantor atau bahkan melakukan survei tempat tinggal dari calon nasabah. Bukan lewat telepon atau SMS.

Baca juga :  HP Xiaomi Turun Harga di Akhir 2018 Ini !

Jual Beli Online Secara Langsung

Banyak orang memanfaatkan sosial media untuk menjual barang-barang. Sah-sah saja. Namun jangan sampai digunakan untuk menipu. Hal ini biasanya terjadi transaksi jual beli tanpa kenal atau tanpa COD (cash on delivery). Pembeli akan langsung transfer sejumlah uang ke penjual. Boleh saja hal ini apabila sudah kenal dengan penjual. Kalau tidak kenal sebaiknya gunakan media marketplace seperti bukalapak atau tokopedia. Karena kita akan transfer ke tokopedia / bukalapak tidak langsung ke penjual. Dan bisa kita tarik kembali apabila barang tidak sesuai.

Baca juga : Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu

 

MLM Terselubung

Multi Level Marketing atau lebih dikenal dengan MLM tidak sepenuhnya buruk. Tergantung mereka merekrut member dan produk yang dijual seperti apa. Karena ada yang hanya fokus get member atau merekrut orang tanpa paham produknya. Atau bahkan tidak memiliki produk. Hal ini tentu saja merugikan. Harusnya menjual produk dengan metode MLM yang diunggulkan adalah produknya, bukan malah hasil dari merekrut orang. Jangan mudah tergiur dengan mereka yang melakukan marketing dengan metode MLM yang salah. Pahami produk mereka, kalau tidak logis tolak saja.

Baca juga :  Mengenal Program Afiliasi atau Affiliate

Pinjaman Lewat Aplikasi

Ini berbeda dengan pinjaman di atas. Mereka menggunakan aplikasi yang bisa di download di playstore dan app store. Aplikasi ini akan mampu mengakses semua kontak yang ada di HP sobat. Dan ketika sobat meminjam sejumlah uang dengan aplikasi namun telat membayar maka semua kontak sobat akan menerima pemberitahuan bahwa sobat telat melakukan pembayaran. Hal ini tentu saja tidak baik. Teman kita akan merasa terganggu apabila terus menerus apabila dihubungi dari pihak aplikasi peminjam uang. Kalau 1 atau orang mungkin wajar atau kalau ratusan kontak sobat bagaimana. Ya mirip rentenir namun berupa aplikasi.

Mungkin ada modus penipuan lain yang sobat ketahui ? Silakan masukkan di dalam komentar agar orang lain paham dan tidak terkena penipuan. Sekian dulu dan semoga bermanfaat

About Jun Setyawan

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)

One comment

  1. tukang tipu dunia maya bikin emak-emak ragu2 belanja online, daku dan teman teman lain yang punya online shop perlu lebih bersabar, smbil emak2 memperkebal ilmu anti tipu, sehingga paham membedakan mana online shop seriu dan mana online shop abal2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *