Home - Hardware - Jenis-jenis Baterai Pada Gadget

Jenis-jenis Baterai Pada Gadget

Jenis-jenis Baterai Pada Gadget – Pada kesempatan kali ini ita akan berbicara masalah baterai gadget, baik itu laptop maupun smartphone atau gadget lainnya. Baterai merupakan hal yang vital dalam sebuah gadget.

Dengan adanya baterai maka gadget bisa kita gunakan. Baterai dalam gadget ada 2 jenis yakni Lithium ion polymer atau disingkat Li-Po dan Lithium ion atau disingkat Li-ion. Sebenarnya kedua baterai jenis ini hampir sama. Li-Po merupakan jenis baterai yang dikembangkan dari baterai jenis Li-Ion yang mana pada jenis Li-Po ini ditambahkan Polymer.

Untuk lebih detail mengenai perbedaan dari kedua baterai ini simak artikelnya di bawah ini.

Jenis-jenis Baterai Pada Gadget

Baterai Li-Ion

Jenis-jenis Baterai Pada Gadget

Jenis baterai ini merupakan jenis baterai yang banyak digunakan di gadget-gadget. Mengapa banyak pabrikan memili jenis baterai ini ? Banyak alasan mengapa vendor gadget menggunakan baterai jenis ini.

  1. Biaya Produksi Murah. Jenis baterai Li-Ion merupakan jenis baterai yang memiliki biaya produksinya lebih murah dibandingkan jenis baterai type Li-Po.
  2. Perawatan mudah. Jenis baterai Li-Ion ini tidak perlu perawatan ini itu.
  3. Siklus baterai tinggi. Baterai Li-Ion mampu mencapai 1000 siklus pengisian baterai. Apa itu siklus pengisian baterai ? Secara singkat siklus baterai adalah jumlah pengisian baterai pada waktu dan jumlah tertentu. Mungkin akan dijelaskan lebih detail tentang hal ini.

 

Baca juga : 

Kekurangan baterai jenis Li-Ion

Tentu saja baterai jenis ini memiliki kekurangan. Kekurangan dari baterai jenis ini adalah baterai jenis ini ukuranya cukup besar. Semakin besar kapasitasnya maka akan semakin besar. baterai jenis ini pula gampang terbakar. Sebaiknya jika menggunakan gadget yang menggunakan baterai jenis jangan sampai overheating atau panas yang berlebihan.

Baterai Li-Po

Jenis-jenis Baterai Pada Gadget

Jenis baterai yang satu ini merupakan jenis baterai lain lumayan langkah. Sedikit sekali vendor yang menggunakan baterai jenis ini.

Mengapa demikian ?

  1. Biaya produksinya mahal. Daripada Li-Ion biaya pembuatan baterai Li-Po lebih mahal.
  2. Perawatan Khusus. Untuk melepas atau merawat baterai jenis ini memang butuh keahlian khusus bahkan diperlukan teknisis khusus.
  3. Daya tampung rendah. Jika baterai jenis Li-Ion mampu menyimpan daya besar maka hal ini berbeda dengan Li-Po. Baterai jenis ini belum mampu menyaingi daya tampung dari baterai jenis Li-Ion.

Salah satu kelebihan baterai jenis Li-Po adalah masalah ukuran yang mampu diminimalisir. Serta baterai baterai ini lebih tahan panas sehinga tidak mudah meledak atau terbakar.

About Jun Setyawan

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *