Home » Sosial Media » Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu

Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu

Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu – Media sosial sosial memang menyenangkan bagi semua kalangan. Tidak hanya bisa digunakan untuk berkenal dengan teman baru, atau bahkan bisa digunakan untuk menyapa kawan lama. Yang sedang trend saat ini adalah sosial media digunakan untuk untuk berjualan barang, tidak hanya berjualan tetapi juga digunakan merekrut anggota bagi yang berbisnis MLM. 😀

Berbicara masalah berjualan di sosial media. Sah dan boleh-boleh saja kok di berjualan di sosial media namun juga harus jujur dan bisa dipercaya. Karena beberapa waktu lalu saya kena tipu beli jam tangan di facebook dan hasilnya zonk. 😀 Kok bisa kena tipu ? Mungkin buat pengalaman. Dan pada saat saya sadar kalau saya kena tipu saya pun menertawakan diri sendiri, 😀 kenapa kena tipu transaksi di facebook, padahal sering dimintai pendapat tentang transaksi online 😀

Baca juga :

Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu

Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu

Kronologinya seperti di bawah ini :

Berawal membuka facebook, melihat group. Di Group jual beli daerah tersebut kebetulan ada yang menjual jam tangan yang harganya agak murah. Saya perhatikan model jam tangan tersebut, lumayan dan harga agar miring sedikit. Kalau beda jauh dengan harga normal tentunya saya sudah curiga dan khawatir penipuan.

Akhirnya saya pun chat via WhatsApp dengan Si Penjual dan kebetulan cewek. Pada saat chat memang saya banyak tanya tentang jam tangan. Karena saya benar-benar ingin membeli Jam Tangan bukan menggoda si Penjual, 😀 Sepertinya penjual ini kurang sabar, di kiranya saya ingin menggoda atau tukang PHP yang mana biasanya banyak tanya beli kagak, karena saya perhatikan chatnya demikian. Padahal saya ingin membeli jam tangan. Karena saya pun agak tidak terima di kira tukang PHP atau niat godain, akhirnya saya putuskan untuk membeli jam tangan tanpa melalui marketplace (tokopedia, bukalapak dan lainnya). Langsung saja saya transfer ke penjual. Si Penjual ini bilang jam tangan yang dimaksutkan stoknya habis dan saya minta stok seadanya, yang penting sesuai uang yang ditransfer saja.

Dan setelah keesokan harinya saya tanya “Apakah barang sudah dikirim?” Hasilnya adalah WhatsApp ku di blokir 😀 Setelah beberapa hari saya mencoba Add di penjual di Facebook, di terima dan kemudian saya komentar di foto Jam Tangan nya. Dan akhirnya pun Facebook saya di blokir juga. Wkwkwkw

No Problem, saya ikhlaskan saja uangnya, tidak seberapa. Kurang dari 100 ribu. Sebenernya saya tahu di penjual ini orang mana, alumni kampus mana, foto wajahnya seperti apa, nomor rekeningnya berapa, ada semua, bukti transaksi dan chat lengkap. Namun saya malas buat upload ke sosial media, alasannya adalah saya sudah mengikhlaskan uang tersebut, anggap saja sedekah, dan juga saya punya kesibukan yang lebih penting daripada mengurus hal itu 😀 Bagaimana kalau saya upload foto dan transaksi penjual ke situs website saya ini ya ? Atau sosial media? Kasian dong si Penjual itu, kebetulan si Penjual ini masih aktif berjualan loh. Saya tahu dan paham, mata-mata banyak kok 😀

Walaupun saya kena tipu seperti yang diceritakan di atas, tidak masalah. Alhamdulillah saya bisa beli Jam Tangan lebih keren daripada yang si penjual tawarkan, harganya lebih mahal pula 😀 🙂

Saran Untuk Pembeli dan Penjual di Sosial Media

Zaman memang sudah canggih namun jangan sampai disalahgunakan untuk hal yang tidak bermanfaat. Berjualan boleh saja di sosial media namun tetaplah gunakan transaksi yang aman.

Untuk Penjual

– Jadilah Penjual Yang Jujur dan Amanah
Kalau memang niat berjualan di sosial media, gunakan sosial media yang asli, berlakulah jujur dan amanah. Apabila barang tidak ada, atau stok habis hubungi saja pembeli, jangan main blokir dan kabur begitu saja. 😀

– Sediakan Akun Bukalapak, Tokopedia atau yang lainnya
Agar lebih dipercaya buatlah akun di tokopedia atau bukalapak. Mudah dan simpel buatnya. Akun bukalapak dan tokopedia ini dibuat antisipasi ketika ada pembeli meminta transaksi via tokopedia dan bukalapak. Gratis dan gak tidak pakai ribet. Apabila barang sudah di tangan pembeli Penjual bisa menarik uangnya dengan mudah.

Untuk Pembeli

– Beli Di Penjual Yang Dikenal
Kadangkala seseorang dengan mudah percaya seseorang di sosial media. Dan akhirnya melakukan transaksi jual beli via transfer langsung (tanpa tokopedia dan bukalapak) dan akhirnya penjualnya kabur seperti cerita saya di atas.

– Gunakan Transaksi Aman di Tokopedia dan Bukalapak
Apabila benar-benar ingin membeli barang online gunakan transaksi aman di tokopedia dan bukalapak. Tokopedia dan Bukalapak ini sebagai perantara, ketika barang tidak sampai atau palsu maka uang sobat akan kembali ke sobat.

Nah begitulah cerita tentang Beli Jam Tangan Lewat Sosial Media Malah Kena Tipu. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua, buat pengalaman. Jangan lupa share ke sosial media, agar yang lain juga tidak kena tipu dalam bertransaksi online.

Bagikan artikel ini

About Jun Setyawan

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *