Home » Hardware » Beberapa Kekurangan Laptop Slim Yang Harus Diketahui

Beberapa Kekurangan Laptop Slim Yang Harus Diketahui

Beberapa Kekurangan Laptop Slim Yang Harus Diketahui – Model laptop memang beragam, salah satunya adalah laptop slim. Laptop slim merupakan laptop yang memiliki ketebalan lebih tipis daripada biasanya. Desainnya yang simpel dan slim ini membuat banyak orang tergiur untuk memilikinya. Siapa yang tidak ingin memiliki laptop yang tipis dan desainnya bagus 😀

Tetapi jangan ingin cepat-cepat membeli laptop slim ya… Karena di sini akan kita bahas kekurangan dari laptop slim ini. Biar tidak menyesal ketika sudah membeli laptop jenis ini. Namun dibalik kekurangan laptop slim ada kelebihan laptop slim loh. Namun kita kali ini yang kita bahas adalah kekurangannya saja :

1. LCD Mudah Rusak

Desain layar LCD laptop slim memang tipis. Hal inilah yang menyebabkan mudah rusak karena rentan terhadap tekanan yang terjadi pada jenis laptop ini.

Kerusakan layar pada laptop slim ini pada umumnya adalah bintik-bintik, LCD bergaris, muncul berbagai warna seperti pelangi, atau bahkan bisa pecah jika tekanannya besar.

Begitulah, desain layar yang minimalis ini malah membuat layar sensitif daripada layar biasa yang banyak digunakan laptop yang tidak slim

Baca juga : Cara Merawat Layar LCD Laptop Agar Tidak Mudah Rusak

2. Prosesor On Board

Dahulu pernah saya bahas tentang masalah VGA Card yang mana di dalamnya di bahas apa itu VGA Card on Board, artinya sama VGA Card tersebut menempel di motherboard langsung. Sama halnya dengan prosesor on board yang dimaksud disini. Prosesor pada laptop slim ini jenis on board. Jadi prosesor dan motherboard langsung menempel.

Hal ini disengaja agar mendapatkan bentuk yang slim atau tipis. Jika tidak demikian maka akan seperti halnya laptop pada umumnya yang agak tebal.

Apakah prosesor on board tidak maksimal ? Tentu saja maksimal. Namun para pakar service ada yang berpendapat bahwa untuk mendeteksi kerusakan di prosesor on board lebih susah daripada prosesor yang tidak on board. Hal ini karena prosesor langsung melekat di motherboard.

Dan juga ketika ingin memerika prosesor tersebut maka teknisi harus berhati-hati sekali dan menggunakan alat khusus agar tidak merusak komponen di dalamnya. Tentunya hal ini sangat beresiko kan? Belum lagi ketika ingin memasang kembali, maka butuh cetakan kaki prosesor dan bola-bola tima untuk membuat kembali kaki-kaki prosesor tersebut sehingga dapat ditempelkan kembali di motherboardnya.

Berbeda dengan laptop biasa, kita bisa membuka dan memasang dengan mudah karena sudah ada pengunci tersendiri. Juga muda mengetes dengan mengganti dengan prosesor lain yang bertujuan untuk mengetes kerusakan.

3. Sparepart Yang Mahal dan Jarang Ditemui

Perbandingan harga antara laptop slim dan laptop biasa, tentunya akan lebih mahal laptop slim. Hal ini karena memang laptop slim desainnya khusus dan juga barang tersebut jumlahnya tidak banyak.

Dalam masalah hardware pun demikian. LCD laptop biasa lebih murah dibanding LCD laptop slim, begitu juga dengan keyboard. Belum lagi masalah ketersediaan komponennya. Untuk mengganti komponen laptop slim biasanya harus order terlebih dahulu atau memesan. Hal ini karena komponen tersebut jarang yang menggunakan. Kalau beli banyak dan tidak ada yang beli maka bisa saja penjual tersebut rugi. Agar tidak rugi maka biasanya pembeli disarankan order agar dibelikan dengan jumlah yang diinginkan.

Bagaimana ? Apakah masih berminat membeli laptop slim ? Begitulah sedikit ulasan mengenai kekurangan laptop slim.

About Jun Setyawan

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *